BREAKING NEWS
latest

728x90

header-ad

468x60

header-ad
Tampilkan postingan dengan label Foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foto. Tampilkan semua postingan

Gara-gara Salah Tulis Miss World, Pengasong Khilafah Ini Ditertawakan


SUARA-MUSLIM.COM
Harusnya ditulis 'Miss World', entah disadari atau tidak, tertulis 'Miss Word.' Padahal selisih satu huruf 'L' saja artinya sudah amat berbeda. World dalam bahasa Indonesia berarti dunia sementara Word berarti kata.

Kesalahan tulisan 'Miss Word' dalam spanduk demonstrasi penolakan digelarnya pemilihan Miss World 2013 di Indonesia oleh sebuah ormas Islam itu kemudian jadi obrolan ramai di facebook. 

Dilihat dari isi pesannya, sepertinya itu tulisan bikinan dari ormas pengasong sistem khilafah di Indonesia.

Pemilik akun facebook membuat status, "Saking anti inggris, mereka gak sudi menulis 'world'.
Status ini kemudian dikomentari macam-macam. 

Lantas apa komentar Anda?


Inilah Foto-foto Hoax Terkait Konflik di Mesir!

Penyebaran foto-foto palsu ala Mujahilin tersebut membuktikan bahwa perjuangan mereka bukan Demi Allah (Lillahi Ta'ala) tetapi hanya Demi Mursi (Ikhwanul Muslimin) saja.

SUARA-MUSLIM.COM, Kairo ~ Ketika isu krisis Mesir semakin memanas, di dunia maya justru ada beberapa oknum yang secara tidak bertanggung jawab menyebarkan berita bohong untuk menarik perhatian. Berita bohong umumnya berisikan foto kekerasan dimana kelompok yang mereka dukung ditempatkan sebagai korban sehingga masyarakat lebih simpati.

Saya tidak setuju dengan cara-cara seperti itu, selain karena menyesatkan informasi pada masyarakat, hal seperti itu justru hanya membuat keadaan semakin ricuh, karenanya saya berusaha mengumpulkan beberapa foto hoax yang berhasil saya temukan. Disini saya sengaja tidak mengaburkan nama akun penyebar berita hoaxnyanya agar masyarakat tahu dan lebih berhati-hati jika menerima informasi dari mereka.

Yang pertama adalah foto mengenai seorang wanita yang tewas dalam keadaan tersenyum. Saya tidak tahu sumber hoax ini darimana, namun hoax ini saya baca daristatus facebook Jonru Ginting, seorang penulis yang cukup terkenal.



Dalam caption foto tersebut dikatakan bahwa foto yang di sebelah kanan adalah mayat pendukung Ikhwanul Muslimin yang menjadi korban kekerasan militer Mesir. Keadaan mayat yang dalam kondisi tersenyum dikatakan sebagai bukti bahwa korban tersebut meninggal dalam keadaan syahid sehingga yang didukungnya (Ikwanul Muslimin) adalah pihak yang benar.

Dilihat dari wajahnya saja saya ragu bahwa foto di sebelah kanan adalah foto orang yang sudah meninggal, karena saya belum pernah melihat mayat dengan wajar dan mulut seperti itu,  dan tanpa perlu repot mencari tahu, seseorang sudah membantah kebenaran foto tersebut di di komentarnya.

Ternyata foto yang di sebelah kanan bukanlah foto korban kekerasan yang ada di Mesir, melainkan foto orang-orang di Malaysia yang sedang melakukan latihan pengurusan jenazah. Gambar tersebut dipublikasi pada Juli 2011. Menurut keterangan rekan saya yang dari Malaysia, disana memang biasa melakukan pelatihan jenazah termasuk diajarkan juga di sekolah-sekolah.


Foto kedua saya dapatkan dari dari sebuah postingan di grup pendukung PKS. Pada foto ini nampak seorang wanita ditendang oleh beberapa pria dengan pakaian militer.
Wanita Ditendang Oleh Militer Mesir

Sebenarnya baik foto maupun keterangan yang ditulis tidak ada yang salah. Memang benar bahwa pelaku kekerasan tersebut adalah militer mesir, namun yang menjadi masalah adalah karena foto ini dikaitkan dengan peristiwa kerusuhan yang terjadi pada tahun 2013, padahal foto ini diambil dari peristiwa demonstrasi penurunan rezim Mubarak yang dilakukan di Tahrir Square pada tahun 2011.

Sumber: NPR

Foto ini diposting oleh Arida Sahputra yang sebagai ketua DPC PKS Kecamatan Kuta Alam. Dalam postingannya dikatakan bahwa ini adalah polisi yang menolak pembantaian pendukung Mursi sehingga justru mereka lah yang ikut menjadi korban pembantaian.

Pembantaian Militer
Agak lucu sebenarnya sewaktu beliau menyebut kata “polisi” padahal sudah jelas yang tergeletak disana adalah orang-orang dengan pakaian militer. Mungkin maksudnya anggota militer bukan polisi. Tapi apapun maksudnya, yang jelas foto ini tidak terkait dengan pembunuhan pendukung Mursi seperti yang diinformasikan.

Militer di gambar tersebut memang dari Mesir, terlihat dari selempang yang mereka gunakan, namun foto tersebut bukan korban pambantaian militer yang menentang Mursi melainkan korban dari bom bunuh diri yang terjadi Mei 2012. Kumpulan fotonya bahkan telah dibuat dalam bentuk video dan diunggah di Youtube.

Sumber lain yang menjelaskan hal tersebut diantaranya yang sayangnya ditulis dalam Bahasa Arab sehingga saya kesulitan untuk mengetahui detail peristiwa dan melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mencari sumber benar-benar kredibel.

Sumber: ShamarPress | Yamenat

Penulis : Candra Wiguna
Redaktur : Abu Umar

Foto HOAX Bashar Al-Assad dan Syaikh Al-Buthi

Foto:
Lihat foto di atas, Presiden Bashar Al-Assad, dan Syaikh Ramadhan Al-Buthi terlihat menunjukkan sebuah wadah berisi mayat anak-anak yang dibunuh. Foto propaganda dan fitnah keji ini disebarkan oleh kaum yang tidak bertanggungjawab untuk membentuk opini publik bahwa Bashar Al-Assad dan Syaikh Al-Buthi adalah penjahat. Bagi anda yang teliti, sangat kentara sekali terlihat bahwa itu adalah foto editan orang-orang iseng, akan tetapi kenyataannya foto ini berhasil "membius" ratusan orang dengan opininya, terlihat dari banyaknya yang share di media facebook seperti disini :
Foto ini dishare 200an orang lebih
Setelah diteliti ternyata foto tersebut memang palsu. Foto aslinya dapat kita temukan di halaman http://sana.sy/eng/21/2012/04/12/pr-412087.htm

Janganlah anda tertipu dengan berita palsu dan propaganda yang membentuk opini publik yang pada kenyataannya berbeda sama sekali.
Hanya keledai idiot begundal zionis pemuja ajaran fitnah dari tanduk syetan Najd saja yang percaya hoax sampah sperti ini.

Radio RODJA Menebar Cahaya Fulus?

Ada sesuatu yang menarik dan mengagetkan ketika saya membuka sebuah situs Salafy bernama www.isnad.net. Bagi anda yang merupakan pengikut aliran Salafy tentu sudah mengenalnya dan sering membaca situs ini, bukan?

Sekarang coba anda buka halaman di situs tersebut http://isnad.net/fatwa-syaikh-fauzan-tentang-tv-televisi lalu geser turun sampai ke bawah, maka anda akan melihat sebuah gambar seperti ini:


Radio Rodja Menebar Cahaya Fulus. Logo telah berubah menjadi (maaf) celana dalam. 
Bagaimana tanggapan anda? menarik bukan? :)


Artikel Terkait:
- Skandal Illuminati Radio Rodja