JAKARTA, suara-muslim.com - Semua elemen masyarakat diminta untuk ikut waspada guna mencegah aksi terorisme. Menyusul, dua bom dengan daya ledak rendah meledak di Vihara Ekayana, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (4/8) malam.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Ronny Franky Sompie mengungkapkan, pihaknya meminta semua masyarakat untuk waspada karena teroris tidak hanya menyerang polisi, namun juga menyerang orang yang tengah beribadah seperti di Vihara Ekayana tersebut.
"Teror bisa terjadi di mana saja, oleh karena itu kita perlu membangun sikap peduli masyarakat untuk tetap waspada," ujar Ronny di Mabes Polri, Senin (5/8).
Dia menegaskan, untuk mencegah dan memberatas terorisme membutuhkan kesadaran, kebersamaan dan kerjasama semua elemen masyarakat. Pihaknya meminta perlu ada pembenahan manajemen keamanan tempat ibadah di antaranya pengurus tempat ibadah
untuk memeperketat keamanan.
untuk memeperketat keamanan.
Dikatakan, untuk menjaga keamanan di tempat ibadah tidak harus polisi. Ronny mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki pelaku aksi teror di vihara tersebut.
Penyidik tengah olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan bukti di lapangan termasuk memeriksa CCTV yang ada di TKP. Polisi telah memeriksa lima saksi di antaranya tiga korban luka ringan. Dia mengatakan, hingga kemarin belum diketahui pelaku atau kelompok aksi teror tersebut.
"Sementara ini kami belum bisa memastikan motif atau latar belakang, kelompok mana yang terlibat," katanya.
Ronny mengatakan, pihaknya juga tengah meneliti material bom tersebut. Diharapkan material bom tersebut dapat menjadi petunjuk penyidik untuk mengungkap pelakunya.
Redaktur: Abu Muhammad
Sumber: Suara Merdeka





Tidak ada komentar
Posting Komentar